Trisullo Suryo Nugroho

Foremen Mekanik
Karyawan Teladan PT. Eka Dharma Jaya Sakti 2014

Sejak dari awal Bapak Tri Sulo Suryo N. sudah memiliki komitmen dalam menjalankan setiap kerjaannya. Konsisten adalah integritas yang harus dimiliki, demikian halnya bekerja dengan sebaik mungkin, maka hal positif pun akan mudah didapatkan. Keahlian dan kerja keras adalah suatu modal bagi Bapak yang sudah satu tahun bekerja di lokasi site Adaro ini untuk mencapai tujuannya, apakah itu bagi diri sendiri maupun bersama. Bapak Tri lahir di pulau Jawa kota Magetan pada 13 November 1979, kemudian merantau dan besar di kota Balikpapan hingga saat ini. Alumni STM Pangeran Antasari Balikpapan tahun 1998 ini sebelumnya sudah pernah menginjakkan karir pertama sebagai mekanik di Gunung Bayan Pratama Coal kemudian sebagai Sales di PT. Mandau Berlian Sejati Balikpapan. Saat ini Bapak Tri sudah genap 15 tahun bekerja di PT. Eka Dharma Jaya Sakti tepatnya di Departemen Comex sebagai Leader Mekanik.

 Sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh bapak dari 3 orang anak ini bisa berpredikat menjadi karyawan teladan yang diumumkan pada acara family-Day Desember 2014 lalu. Hal ini diperolehnya karena konsisten, integritas dan kontribusinya yang selama ini kepada perusahaan.

Karyawan teladan adalah program Employee of the Years yang dilaksanakan sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan atas prestasi luar biasa ke pada setiap karyawan di PT. Eka Dharma Jaya Sakti. Penilaian daripada predikat ini bukan hanya berfokus pada ruang lingkup tugas normal saja melainkan pula bagaimana bentuk kontribusi yang besar kepada perusahaan. Melakukan pelayanan yang baik kepada pelanggan, baik internal maupun eksternal adalah salah satu fokus utama. Demikian halnya penilaian sikap, prilaku, dedikasi, loyalitas, disiplin dan tentunya integritas.

“Dengan adanya target maka akan bisa terpacu untuk menjadi karyawan teladan, setidaknya ini akan menjadi alat bantu, namun sebenarnya itu semua bukan karena demi penghargaan ini juga, hal ini sudah merupakan kewajiban yang memang harus dilakukan.” Jelas bapak yang bertutur kata lembut ini. Kewajiban dalam menjalankan pekerjaan dengan baik adalah suatu yang sudah harus dilakukan setiap karyawan. Penghargaan adalah reward kepada karyawan karena dedikasi dan loyalitas terhadap perusahaan.

Melihat posisi Bapak Tri sebagai leader yang pasti juga sebagai front-liner, maka berhadapan dengan customer itu adalah keseharian yang biasa dilakukan. Bapak Tri menambahkan bahwa hal ini besar kaitannya dengan bagaimana menghadapi pelanggan dengan pelayanan yang maksimal dan efektif. Ini sesuai pada poin ke tiga Value Indomobil yaitu Service Excellent, jadi jika Service Excellent baik maka kontribusinya juga akan baik.

“Jiwa kepemimpinan yang baik harus terus dikembangkan”, tambahnya lagi, karena sebagai seorang leadership  yang baik secara tidak langsung akan menjadi contoh yang bisa mempengaruhi bawahannya. Oleh karena itu, maka harus bisa menampakkan kepemimpinan yang baik, kemudian harus bisa bersama-sama memecahkan suatu masalah, dapat menerangkan persoalan yang sesuai, dan juga dapat memberikan motivasi kepada bawahannya terlebih jika terjadi situasi badmood. Hal yang tidak kalah penting bahkan menjadi hal utama adalah bisa menjaga suasana kerja di lingkungan kerja.

Atas prestasi dan juga konsistennya selama ini, maka hal ini akan bisa menjadi contoh bahkan memotivasi bagi karyawan lain untuk bisa berusaha memberikan kontribusi maksimal kepada perusahaan. Mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik maka hasil akhir yang didapatkan juga akan baik. Predikat atau penghargaan setiap tahunnya akan menjadi motivasi dan kebanggaan bagi karyawan yang menerimanya. Selain predikat karyawan teladan yang dinominasikan pada Family-Day 2014 lalu, Bapak Trisulo juga mendapat hadiah umroh atas penghargaan ini dari perusahaan.