Kunjungan Menteri Ketenagakerjaan RI ke PT. Eka Dharma Jaya Sakti Balikpapan

PrintEmail

Dalam rangka peresmian Kios 3in1 Balai Latihan Kerja (BLK) oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif Dhakiri di Samarinda, dalam perjalanan kembali ke Jakarta Bpk Hanif juga menyempatkan berkunjung ke PT. Eka Dharma Jaya Sakti yang berlokasi di Jalan KM 13 Balikpapan utara pada hari Kamis (7/9/17) pukul 14.00 – 15.00 wita.

 Dalam kunjungan singkatnya, Bpk Hanif di dampingi oleh Wakil Walikota Balikpapan Bpk Rahmad Mas’ud dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Balikpapan Ibu Tirta Dewi, dengan disambut langsung oleh Direksi PT. EDJS Bpk Pantas P. Sihombing dan Bpk Suprianto. Tujuan daripada kunjungan ini adalah untuk melihat dan berdiskusi secara langsung peserta magang yang sedang melakukan pemagangan di PT. EDJS.

“Kehadiran saya di sini ingin melihat peserta yang sedang menjalankan program pemagangan, apakah telah sesuai dengan peraturan yang sudah dibuat. Terpenting mengetahui secara langsung dari mereka apakah telah cukup puas dengan program pemagangan yang berlangsung di perusahaan ini,” ungkap Bpk Hanif disela kunjungannya.

Program pemagangan merupakan sebuah prioritas dari Kementrian ketenagakerjaan yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (ASPINDO) dan Kamar dagang dan Industri (KADIN), tujuannya adalah untuk meningkatkan percepatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja dalam negeri. Melalui pemagangan ini juga calon tenaga kerja akan mendapatkan bekal pengalaman keahlian terutama dalam segi praktik. sebagaimana yang diungkapkan Bpk Hanif rata-rata angkatan kerja baru setiap tahunnya mencapai 2 juta namun yang akan diambil sekitar 20%, yang artinya sekitar 400 ribu anak peserta magang akan diserap sebagai tenaga kerja di berbagai kawasan industri. Dengan demikian kerja sama dengan pihak dunia usaha perlu dilakukan guna mencapai percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja ini.

“Kunjungan beliau dapat memudahkan kami berdialog langsung, baik terkait kendala yang dialami perusahaan swasta dalam proses pemagangan hingga mengharapkan masukan dan dukungan dari pemerintah pusat tentunya,” ungkap Bpk Pantas P. Sihombing.

Untuk program pemagangannya sendiri, PT. EDJS sudah menerapkannya sejak tahun 2007 dan masih berlangsung hingga saat ini, jumlah peserta magang telah mencapai 264 orang dan 72 orang di antaranya telah menjadi karyawan dan selebihnya telah mendapatkan sertifikasi. Peserta magang yang masih aktif pada saat ini ada sebanyak 28 orang.

You have no rights to post comments