PT Eka Dharma Jaya Sakti (EDJS) menyelenggarakan kegiatan See & Be Seen pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di PT EDJS, Balikpapan. Kegiatan ini merupakan program edukasi keselamatan berlalu lintas dari Volvo Trucks yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya melihat dan memastikan diri terlihat, khususnya saat berada di sekitar kendaraan besar seperti truk.
Pada tahun ini PT. EDJS mengundang SMP Negeri 11 Balikpapan, SMP Negeri 14 Balikpapan, SMP Negeri 15 Balikpapan, SMP Negeri 17 Balikpapan, dan SMP Negeri 20 Balikpapan.
Ada sekitar 50 peserta dan 5 pendamping dari lima SMP tersebut. Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai dengan pembukaan, safety induction, doa, sambutan dari BOD PT EDJS, sambutan dari Volvo Trucks, pengenalan Volvo Trucks dan EDJS, materi See & Be Seen, Safety Knowledge, Group Discussion, hingga Practical Visibility Exercise di area showroom. Rangkaian acara juga mencakup safety induction, pengenalan Volvo Trucks dan EDJS, door prize, grand prize, pengumuman siswa teraktif, foto bersama, dan penutupan.
Dalam sambutannya, Bapak P. Sihombing selaku direktur PT. EDJS menyampaikan bahwa kegiatan See & Be Seen dilaksanakan sebagai bentuk edukasi keselamatan, khususnya untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya melihat dan terlihat saat berada di jalan. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pengemudi, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan, termasuk pejalan kaki, pesepeda, dan pelajar yang setiap hari beraktivitas di lingkungan lalu lintas.
Beliau menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami bahwa berada di sekitar kendaraan besar membutuhkan kewaspadaan ekstra. Pengguna jalan tidak cukup hanya melihat kendaraan, tetapi juga perlu memastikan bahwa keberadaan mereka benar-benar terlihat oleh pengemudi. Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih aman, menjaga jarak, menghindari area berisiko, serta membiasakan perilaku selamat saat berada di jalan.
Sementara itu, Bapak Cahyo H. selaku direktur PT Volvo Trucks Indonesia menyampaikan bahwa Volvo memiliki perhatian yang sangat besar terhadap aspek keselamatan. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui desain kendaraan dengan standar keselamatan yang tinggi, tetapi juga melalui berbagai perangkat, sistem, dan peralatan keselamatan yang dirancang untuk melindungi pengemudi, kendaraan, serta orang-orang yang berada di sekitar kendaraan.
Beliau juga menjelaskan bahwa upaya Volvo dalam meningkatkan keselamatan tidak berhenti pada teknologi kendaraan. Volvo turut menerapkan berbagai pelatihan, program awareness, serta investasi lain yang bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan maupun masyarakat di sekitar kendaraan tersebut. Hal ini sejalan dengan nilai utama Volvo yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas penting dalam setiap aspek operasional dan pengembangan produknya.
Melalui sesi materi See & Be Seen, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai situasi lalu lintas sehari-hari yang berpotensi menimbulkan risiko. Materi ini membahas pentingnya perhatian penuh saat berada di jalan, pengambilan keputusan yang aman, serta perlunya memastikan bahwa pengemudi benar-benar melihat keberadaan pejalan kaki atau pesepeda ataupun pengguna jalan lainnya. Dalam materi tersebut juga ditekankan bahwa keselamatan tidak cukup hanya dengan mengikuti lampu lalu lintas atau mengandalkan teknologi, tetapi harus disertai kewaspadaan dan keputusan yang tepat.
Pada sesi Safety Knowledge, selain memperoleh pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai peraturan dan perundang-undangan berlalu lintas dan juga pengetahuan rambu-rambu lalu lintas.
Kegiatan dilanjutkan dengan Group Discussion, di mana peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai situasi lalu lintas yang kompleks. Melalui diskusi ini, peserta belajar bahwa keselamatan tidak hanya berkaitan dengan siapa yang memiliki hak jalan, tetapi juga bagaimana setiap pengguna jalan mampu berpikir bijak, berkomunikasi dengan jelas, dan mengambil keputusan yang paling aman.
Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah Practical Visibility Exercise. Dalam sesi praktik ini, peserta diajak memahami langsung area pandang pengemudi truk. Peserta belajar bahwa truk memiliki area yang sulit terlihat oleh pengemudi, terutama di sekitar kendaraan. Karena itu, peserta diingatkan untuk tidak berdiri terlalu dekat dengan truk, tidak berasumsi bahwa pengemudi pasti melihat mereka, serta penting untuk melakukan kontak mata dengan pengemudi sebelum bergerak.
Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta dapat melihat bahwa posisi yang tampak aman dari luar belum tentu terlihat jelas dari kursi pengemudi. Hal ini menjadi pembelajaran penting agar para pelajar lebih berhati-hati saat berjalan kaki, bersepeda, atau berada di sekitar kendaraan besar.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat, penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan peserta serta pendamping/guru, sesi door prize dan grand prize, pengumuman siswa teraktif, foto bersama, penutup, serta makan siang bersama.
Melalui kegiatan See & Be Seen, PT EDJS dan Volvo Indonesia berharap para peserta dapat membawa pulang pesan keselamatan yang sederhana namun sangat penting: jangan hanya melihat kendaraan, tetapi pastikan juga bahwa kita terlihat oleh pengemudi. Dengan edukasi sejak dini, para pelajar diharapkan dapat menjadi pengguna jalan yang lebih sadar, peduli, waspada, dan bertanggung jawab.
See & Be Seen — Lihat, Terlihat, Selamat.









Cetak
E-mail